Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan

CARA MEMPERBANYAK TANAMAN PUCUK MERAH DENGAN STEK BATANG


Untuk memperbanyak atau melakukan pembibitan tanaman hias pucuk merah ini dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu generatif atau dari biji dan vegetatif/selain biji.

Perbanyakan tanaman hias pucuk merah ini jika diperbanyak melalui biji pertumbuhan tanaman ini akan berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti stek batang.

Stek merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan bagian atau potongan dari tanaman, sehingga akan tumbuh menjadi tanaman yang baru. Macam-macam atau jenis stek tanaman untuk perkembangbiakan tanaman ada tiga jenis yaitu stek batang, stek daun dan juga stek akar.

Salah satu keuntungan dari stek adalah tanaman yang baru akan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya.

Terdapat berbagai jenis tanaman yang dapat dilakukan penyetekan, salah satunya adalah tanaman hias pucuk merah dengan metode stek batang.

Untuk selengkapnya mari simak ulasan mengenai Cara Stek Batang Tanaman Hias Pucuk Merah berikut ini :

ALAT DAN BAHAN
  • Pisau atau cutter
  • Gunting dahan
  • Entres/batang yang akan di stek
  • Daun lidah buaya/aloe vera
  • Media tanam berupa tanah, arang sekam dan pupuk kompos
  • Polybag dan plastik transparan untuk sungkup
  • Karet gelang/tali pengikat

PERSIAPAN MEDIA STEK

Siapkan media tanam dengan komposisi berupa tanah yang subur, arang sekam dan pupuk kompos, masukkan ke dalam polybag hingga 3/4 bagian, sedangkan yang ¼ nya ditambahkan setelah batang stek ditanam.

TAHAP PENYETEKAN

Pilih dan potong batang yang akan distek dari tanaman induk, pilih batang yang sehat, pertumbuhannya bagus dan tidak sedang tumbuh tunas/pupus/cabang dorman, pilih yang agak tua yang ditandai dengan batang berwarna kecoklatan.

Pangkas semua daunnya kemudian potong-potong batang/cabang yang telah dipilih dengan panjang sekitar 25 cm.

Pada bagian pangkal batang yang akan distek buat dua sayatan hingga pangkal batang menjadi runcing mirip baji atau huruf v, tujuannya agar akar yang nantinya tumbuh akan lebih banyak karena tempat tumbuh akar adalah di antara kulit batang dan kayu, sehingga dengan membuat 2 sayatan tempat tumbuhnya akar akan lebih luas dan nantinya dapat menumbuhkan akar yang lebih banyak jika dibandingkan hanya mengandalkan satu permukaan potongan saja.

Potong daun lidah buaya, tancapkan pangkal batang tanaman tanaman hias pucuk merah yang akan distek, sebagai perangsang pertumbuhan akar alami.

Tanam batang yang telah disiapkan tersebut kedalam media tanam dalam polybag, tambahkan media tanam hingga penuh, kemudian padatkan perlahan agar batang stek berdiri tegak.

Siram media menggunakan air larutan daun lidah buaya/aloe vera hingga benar-benar basah.


Tutup stekan menggunakan plastik transparan, kemudian ikat sungkup menggunakan karet gelang hingga rapat sehingga kelembaban media stek terjaga dan tidak cepat kering.


Setelah semua proses selesai letakkan pada tempat yang teduh dan sejuk, setelah berumur sekitar 2 minggu dari penyetekan biasanya sudah tumbuh akar, tunas dan daun baru.

Demikian ulasan mengenai Cara Stek Tanaman Hias Pucuk Merah semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

CARA AGAR RUMPUT JEPANG CEPAT TUMBUH DAN SUBUR


Salah satu jenis rumput untuk taman adalah rumput jepang. Rumput jepang merupakan jenis rumput taman yang paling populer karena memiliki bentuk yang meruncing dan tipis sehingga menampilkan kesan rata dan rapi. Selain itu harga rumput jepang juga terbilang murah dan untuk perawatannya sangat mudah.

Rumput jepang meskipun terdapat kata “jepang” namun bukan berarti rumput ini berasal dari jepang lho….

Terus kenapa kok namanya rumput jepang? belum ada keterangan pasti sih kenapa namanya demikian. Yang jelas nama tersebut dipakai karena orang Indonesia memiliki kebiasaan suka memberi nama berdasarkan sesuatu yang mudah diingat.

Cara Menanam Rumput Jepang

Agar rumput jepang dapat tumbuh subur namun tetap nampak indah berikut ini cara menanam beserta cara merawatnya
Persiapan bibit rumput jepang


Bibit rumput jepang biasanya dijual meteran atau berbentuk bongkahan sehingga kamu harus memisahkan tanamannya sedikit demi sedikit saat akan menanamnya.

  • Saat kamu memilih bibit rumput jepang perhatikan beberapa hal berikut ini:
  • Bibit harus berwarna hijau segar.
  • Bibit harus nampak kokoh, sehat, dan tidak terserang hama dan penyakit.
  • Teksturnya keras dan tidak layu.
Setelah mendapat bibit dengan kriteria seperti di atas, selanjutnya lakukan hal-hal berikut ini

Pisahkan bibit ke dalam kelompok kecil.
Pastikan akar tanaman tidak tercabut ketika dipisahkan karena tanaman tidak akan tumbuh tanpa akar tersebut.

Persiapan lahan tanam


Setelah mendapatkan bibit rumput jepang tahap selanjutnya adalah melakukan pengolahan lahan yang akan ditanami.

Lahan yang akan ditanami rumput jepang digemburkan dengan cara dicangkul dengan kedalaman yang sesuai.

Setelah itu permukaan tanah diratakan hingga merata.

Lahan kemudian dibersihkan dari sisa rumput dan batu.

Agar rumput jepang dapat tumbuh dengan subur, taburkan pupuk kandang pada lahan yang akan ditanami dengan perbandingan 2:5 atau setiap 1 meter ditaburi 2,5 kg pupuk kandang.

Lakukan penyiraman agar pupuk dapat meresap ke dalam tanah dengan baik dan biarkan selama 5-7 hari.
Proses penanaman rumput jepang

Setelah semuanya siap kini saatnya melakukan penanaman rumput jepang.

Sebelum ditanam, siram bibit terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran yang melekat.

Buat lubang tanam dengan jarak 10 x 10cm.

Tanam bibit pada lubang tanam, kemudian tutup lubang tanam dan ratakan kembali.

Penanaman bibit sebaiknya dilakukan pada waktu sore hari (tujuannya adalah untuk menghindari paparan sinar matahari langsung sehingga rumput dapat segera tumbuh).

Lakukan penyiraman dengan air bersih secukupnya. Pada fase awal pertumbuhan sebaiknya penyiraman dilakukan secara rutin dua kali sehari.

Perawatan dan pemeliharaan rumput jepang

Rumput jepang merupakan jenis rumput yang tidak memerlukan perawatan ekstra. Untuk perawatannya sendiri meliputi penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan pemangkasan.

Penyiraman, pada fase awal pertumbuhan lakukan penyiraman secara rutin 2x sehari. Jika rumput sudah tumbuh subur penyiraman cukup dilakukan sehari sekali.

Pemupukan, lakukan pemupukan saat tanaman berumur 2 minggu setelah tanam. Pemupukan mengugunakan pupuk Urea dengan dosis 1,5 kg untuk lahan 10m persegi.

Penyiangan, agar rumput jepang dapat tumbuh seragam lakukan penyiangan dengan cara mencabut gulma dan rumput liar yang tumbuh disela-sela rumput jepang.

Pemangkasan, saat rumput telah berusia 3 bulan lakukan pemangkasan agar akar rumput dapat terkena sinar matahari. Jika tidak dilakukan pemangkasan sinar matahari tidak dapat menjangkau bagian bawah rumput jepang, sehingga warna rumput akan berubah menjadi kuning hingga kecoklatan bahkan tanaman bisa mati.

CARA MEMPERBANYAK BUNGA PUCUK MERAH DENGAN STEK

Menaman bunga pucuk merah bisa menjadi salah satu cara dalam menambah koleksi tanaman hias yang anda miliki. Tanaman yang satu ini dinamai bunga pucuk merah bukan karena memiliki bunga yang berwarna merah, namun karena daun pada bagian pucuk tanaman memiliki warna yang merah 


Tentunya warna ini berbeda dengan warna daun bagian bawah yang tetap berwarna hijau, hal inilah yang menyebabkan tanaman ini cukup unik. Karena itulah, mengapa tanaman ini banyak di minati dan di buru oleh para peminatnya.


Bunga pucuk merah (Syzygium oleana) merupakan tanaman hias daun yang banyak di tanam di halaman rumah atau taman . Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang sangat cocok tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Meskipun belum sepopuler anthurium, namun tanaman ini sangat gampang dan sering kita jumpai. Potensi pasar inilah yang membuat tanaman ini banyak menjadi pilihan untuk di budidayakan.

Bunga pucuk merah merupakan jenis tanaman perdu yang mudah dalam hal perawatan dan pemeliharaannya. Menanam bunga pucuk merah juga bisa di lakukan di lahan ataupun di pot seperti pada cara menanam bunga forget me not . Yang terpenting adalah tanaman ini terpapar sinar matahari langsung. Bagaimana? Penasaran untuk coba menanamnya sendiri di rumah. 

Berikut 5 cara menanam bunga pucuk merah dengan stek. Simak selengkapnya.

1. Menyiapkan Bahan Tanam Stek Bunga Pucuk Merah


Sebenarnya bunga pucuk merah ini dapat juga di tanam melalui biji  namun karena tingkat keberhasilannya relatif rendah, maka pilihan menanam melalui stek merupakan cara yang paling tepat.

Selain itu juga, cara ini merupakan cara tanam yang paling praktis, sederhana, mudah dan murah. Langkah awal dalam menanam bunga pucuk merah tentu adalah menyiapkan bahan stek, berikut tahapan lengkapnya.

  • Pilih indukan tanaman yang sehat, dan tidak terjangkit hama dan penyakit tanaman.
  • Potong batang tanaman dengan panjang 20-25 cm.
  • Kemudian buang bagian daun tanaman dan sisakan 2-3 helai daun muda yang berada di pucuk stek.
  • Daun muda ini juga bisa menjadi indikator sehat atau tidaknya bahan stek, jika daunnya layu dalam waktu yang relatif sebentar maka berarti tanaman sedang dalam kondisi tidak sehat.
  • Runcingkan bagian batang bawah dari stek.
  • Rendam bahan stek dalam larutan fungisiadan dosis rendah selama 5-10 menit.
  • Kering anginkan bahan stek dengan meletakannya pada bagian atas koran.
  • Siapkan juga hormon auksin yang berbentuk bubuk. 

2. Persiapan Media Tanam


Sebelum bahan stek siap, sebaiknya media tanam disiapkan satu minggu sebelumnya.

Agar lebih mudah dalam menyiapkannya, maka ikuti langkah-langkah berikut ini :
  • Gunakan media tanam tanah yang gembur dan pupuk kandang yang sudah kering dengan rasio perbandingan 1:1.
  • Kemudian ayak kedua media tanam tersebut, ambil bagian halusnya saja lalu campurkan hingga merata.
  • Siapkan polibag tanam berukuran sedang dengan diameter 10-15 cm. Biasanya digunakan polibag warna gelap.
  • Lubangi bagian dasar polibag, kemudian isikan media tanam kedalam polibag hingga padat dan rata.
  • Setelahnya diamkan selama satu minggu baru selanjutnya dapat di lakukan penanaman. 

3. Menanam Bahan Stek


Setelah media dan bahan stek siap, maka tahap selanjutnya adalah melakukan penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan pada pagi hari atau menjelang sore hari, usahakan cuaca tidak terlalu terik.

Untuk tahapan menanam bunga pucuk merah dengan stek, berikut langkah-langkahnya.
  • Oleskan bagian dasar batang stek dengan hormon auksin.
  • Buat lubang tanam didalam polibag sedalam 0,5-1 cm.
  • Kemudian tanamkan bahan stek kedalam polibag.
  • Tutup kembali lubang tanam hingga rata.
  • Selanjutnya siram media tanam menggunakan air, hingga keseluruhan air siraman keluar melalui lubang polibag.
  • Pada awal tanam, letakkan polibag di tempat yang teduh.
  • Setelah 2 minggu, pindahkan polibag ke lokasi yang lebih terbuka dan dapat terkena sinar matahari langsung.
  • Lakukan penyiraman secara rutin sampai tanaman berumur 1,5-2 bulan, baru kemudian dapat di pindah tanamkan.

Jadi, anda bisa melakukan cara menanam bunga pucuk merah dengan stek dengan mudah.

4. Replanting Bibit Stek Ke Lahan Tanam

  • Replanting atau pindah tanam dapat di lakukan saat tanaman bunga pucuk merah telah siap dipindah tanamkan 
  • Pada usia 1.5-2 bulan merupakan usia ideal bagi bibit stek untuk di pindah kelapangan. Berikut tahapan transplanting yang bisa menjadi panduan bagi anda.
  • Pilih lokasi tanam di ruang terbuka dan tempat yang tersinari matahari penuh.
  • Lokasi seperti halaman depan rumah atau di pinggir pagar dirasa paling cocok bagi tanaman ini.
  • Kemudian buat lubang tanam sedalam 30x30x30 cm.
  • Masukkan pupuk kandang kering kedalam lubang tanam, dan aduklah campur dengan tanah galian.
  • Pilih bibit stek yang sehat, kokoh, kuat dan berdaun mengkilap.
  • Setelah itu, sobek plastik pembungkus / polibag dengan hati hati jangan sampai merusak akar tanaman.
  • Selanjutnya, tanam bibit bunga pucuk merah kedalam lubang tanam.
  • Timbun kembali dan ratakan lubang tanam dengan tanah galian.
  • Jangan lupa disiram dengan air secukupnya, jangan sampai ada air yang menggenang ya.

5. Pemeliharaan dan Perawatan


Seperti yang telah di bahas sebelumnya tanaman bunga pucuk merah relatif mudah dalam pemeliharaan dan perawatannya .

Hanya terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan.

Penyiraman

Sama seperti jenis tanaman hias lain tanaman bunga pucuk merah juga harus disiram secara rutin. Penyiraman dilakukan minimal 2 kali dalam sehari, atau tergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca kering maka sebaiknya intensitas penyiraman dan volumenya di tambah. Sebaliknya jika kondisi hujan, anda tidak perlu menyiramnya kembali. 

Pemupukan 

Pemupukan pada tanaman ini dapat menggunkan pupuk organik dan dikombinasikan dengan pupuk kimia. Anda bisa menggunakan pupuk NPK yang diberikan setiap 2 bulan sekali. Taburkan pupuk pada bagian tajuk tanaman dengan jarak 2-3 cm dari perakaran. Sedangkan untuk pupuk organik anda bisa menggunakan pupuk kandang yang di tambahkan pada sekitar perakaran tanaman.

Pemangkasan 

Pemangkasan berfungsi untuk merangsang pembentukan daun muda. Daun muda ini lah yang kemudian berwarna merah. Oleh karena itu, pemangkasan daun harus dilakukan secara rutin. Hal yang paling penting adalah untuk menghasilkan pucuk daun berwarna merah adalah sinar matahari yang penuh. Sehingga lakukan pemangkasan pada area yang terpapar cahaya matahari langsung. Pemangkasan minimal dilakukan setiap tiga bulan sekali.

CARA BUDIDAYA DAN MERAWAT TANAMAN HIAS BUNGA AZALEA


Azalea mekar dengan mahkota bunga yang mencolok, salah satunya adalah azalea yang berwarna pink.

Tanaman Azalea (Rhododendron spp.) termasuk salah satu tanaman hias yang mudah tumbuh dan jika dirawat dengan benar, Anda akan disambut oleh bunga-bunga cantik yang bermekaran.

Azalea dikenal sebagai “Bunga Penguasa Kebun”. Tanaman hias bunga yang satu ini telah lama diagung-agungkan karena warna bunganya yang cerah dibalik dedaunannya yang rimbun. Azalea mekar dengan mahkota bunga yang mencolok seperti warna merah, pink, kuning, putih hingga ungu dan seringkali mengeluarkan aroma harum.

Cara Menanam Bunga Azalea dengan Stek

Azalea menyukai tanah yang kering, kaya akan humus dan sedikit asam dengan pH sekitar 5.5, drainase yang baik dan menyukai paparan sinar matahari pagi (semi-teduh). Azalaea juga dapat ditanam dari biji tapi biasanya menghasilkan bunga yang berbeda. Cara terbaik untuk memperoleh bunga yang sama dari induknya adalah dengan cara stek batang.

Berikut cara menanam bunga azalea:

  • Siapkan bibit tanaman azalea. Anda bisa memperoleh bibit tanaman Azalea di toko penyedia tanaman hias.
  • Jika azalea diperbanyak melalui stek, maka pilihlah tanaman induk yang sehat dan kuat. Siramlah terlebih dahulu tanaman tersebut selama beberapa hari untuk menghindari tanaman mengalami stress.
Ilustrasi menanam bunga azalea dengan cara stek batang.

  • Potong batang tanaman azalea dengan panjang sekitar 5-15 cm. Potong tepat di atas tonjolan dimana daun akan muncul dari batang.
  • Tanah yang bagus untuk menanam azalea dengan menggunakan gambut dan perlite. Ada baiknya media tanam dibasahi terlebih dahulu.
  • Buang beberapa daun dan bunga, sebelum ditanam sebaiknya ujung batang dicelupkan pada hormon penumbuh akar.
  • Hasil potongan batang azalea kemudian ditanam di media tanam yang gambut.
  • Tanam sepertiga bagian batang tanaman. Semprotkan menggunakan sprayer agar kelembaban media tanam tetap terjaga.
  • Letakkan pot atau baki pada tempat teduh, periksa kelembaban media tanam, jika dirasa kering maka siramlah dengan lembut.
  • Dalam waktu 2 bulan, stek azalea akan menghasilkan perakaran yang kuat dan telah muncul beberapa helai daun. Saat itu, tanaman sudah bisa dipindahkan pada tempat yang terkena cahaya matahari pagi secara berangsur.

Cara Merawat Bunga Azalea

Beberapa azalea yang tumbuh pada konsisi tanah yang baik tidak membutuhkan pemupukan. Azalea jarang terserang hama sehingga akan tetap tumbuh tanpa perawatan khusus kecuali jika tanah benar-benar kering maka perlu disiram sesekali.
Azalea juga bisa ditanam dalam pot dan dibonsai.

Azalea umumnya bebas dari hama dan penyakit. Namun, jika tanah benar-benar tidak subur dan kekurangan nitrogen maka diperlukan pupuk untuk mencegah kurangnya nutrisi pada tanah. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan tanaman terhambat, daun berwarna kuning dan mengecil. Luangkanlah waktu Anda untuk memangkas kembali cabang-cabang untuk untuk pertumbuhan yang maksimal.

CARA MENANAM TANAMAN HIAS BUNGA GRADIOL YANG SANGAT MUDAH


Gladiol atau gladiolus adalah salah satu jenis tanaman bunga semusim yang dapat diperbanyak melalui 2 cara yaitu melalui cara generatif (menggunakan benih atau biji) dan cara vegetatif (melalui umbi atau kultur jaringan). Perbanyakan melalui umbi lebih umum digunakan karena hasilnya lebih cepat dibandingkan perbanyakan melalui biji. Terdapat beberapa jenis bunga gradiol, bunga gradiol ini memiliki banyak warna yang indah seperti kuning, biru, merah, ungu dan lain sebagainya.

Tanaman Bunga Gradiol termasuk tanaman berbunga yang mudah dan cepat tumbuh. Namun kondisi yang ideal untuk menanam bunga ini yaitu:
  • Memiliki iklim sejuk, mulai dari dataran rendah hingga tinggi dengan ketinggian 500-1500 mdpl.
  • Memiliki suhu rata-rata 10 hingga 27 derajat celcius
  • Memiliki curah hujan 2000-2500 mm/tahun.

Jika anda ingin menanam atau budidaya tanaman hias bunga gradiol ini sebagai tanaman hias dirumah anda, berikut selngkapnya:

Cara Budidaya Tanaman Hias Gradiol

1. Pertama siapkan dahulu umbi gradiol yang bisa anda dapatkan dengan membelinya di pusat pembibitan tanaman. Pilihlah umbi dengan kualitas bagus. Hindari umbi yang pipih atau kempis, pilih umbi yang besar dan tebal. Hal tersebut karena jika umbi gradiol memiliki diameter yang besar akan memungkinkan jika tanaman menghasilkan bunga yang lebih besar pula. Dengan sedikit perawatan umbi gradiol dapat anda simpan hingga bertahun-tahun.




2. Tanaman Gradiol yang sudah tumbuh besar dan berbunga akan menghasilkan umbi yang baru yang bisa ditanam kembali. Pisahkan induk umbi dengan anakan umbi yang menempel. Pisahkan dengan hati-hati dan pastikan daun tidak terpisah dari umbinya.


3. Letakkan umbi pada koran, keringkan umbi di tempat yang teduh dan kering selama 2-3 minggu.

4. Setelah itu, bersihkan umbi dari debu dan sisa yanaha yang masih menepel pada kulit luar. Lalu hilangkan lapisan kulit kering pada umbi dengan menggunakan tangan.

5. Umbi siap ditaman pada tahun berikutnya

Penyakit Bercak Daun Busuk Batang Pada Anggrek


Penyakit bercak daun busuk batang atau penyakit busuk lunak sering menyerang tanaman anggrek hingga dapat menyebabkan kematian serta gagal berbunga. Umumnya, penyakit ini menyerang jenis anggrek Phaphiopedilum sp. Phalaenopsis sp. dan Miltassia sp.

Bagi pecinta tanaman hias, Anggrek adalah salah satu jenis tanaman hias tervaforit yang harus dimiliki. Selain warnanya yang beragam, bentuk bunganya juga unik dan cantik.
Keindahan bunga ini sudah tidak diragukan lagi. Begitu cantiknya jenis bunga ini, bahkan anggrek dijadikan sebagai lambang cinta, keindahan, kecantikan, perhatian, dan kebijaksanaan.

Selain indah dan memukau, jenis bunga ini juga memiliki nilai jual yang cukup stabil. Harganya pun cukup bervariasi. Mulai dari harga puluhan ribu, hingga jutaan rupiah. Bergantung dengan jenis dan tahap pertumbuhannya. Ini menjadi tanda bahwa jenis bunga anggrek memang memiliki pasar yang cemerlang.

Sayangnya, kendala sulitnya teknik budidaya anggrek dan serangan penyakit seringkali menghambat kegiatan pemasaran anggrek. Nah, jika Anda pembudidaya anggrek, maka Anda perlu memperhatikan teknik budidaya yang tepat dan jenis penyakit yang sering menyerang.

Penyakit Bercak Daun Busuk Batang


Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang penyakit bercak daun busuk batang.

1. Penyebab penyakit bercak daun busuk batang:

Penyakit bercak daun busuk batang disebabkan oleh bakteri Erwinia Cypripedii. Penyakit bercak daun busuk batang seringkali menyerang anggrek pada musim penghujan. Hal ini dikarenakan jenis bakteri Erwinia Cypripedii menyukai kondisi lingkungan yang lembab dan basah.

2. Gejala serangan penyakit bercak daun busuk batang:

Terdapat 5 gejala serangan pada tanaman anggrek yang terserang penyakit ini, antara lain :
  • Gejala serangan awal berupa titik-titik kuning dan berair. Biasanya titik-titik ini terletak dibagian tengah daun. Oleh sebab itulah penyakit ini disebut bercak daun busuk batang.
  • Pada tingkat serangan yang cukup parah, warna titik berubah menjadi kecoklatan.
  • Pada bagian yang terserang penyakit, maka bagian tersebut akan berair, lunak, dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
  • Jika serangan tersebut sudah mencapai titik tumbuh, maka kemungkinan terbesar tanaman akan segera mati.
  • Serangan penyakit pada satu tanaman akan dapat menyebar ke tanaman lain dengan cepat.
3. Pencegahan penyakit bercak daun busuk batang

Cara mencegah penyakit bercak daun busuk batang pada tanaman anggrek adalah dengan:
  • Persiapkan media tanam dengan baik. Seperti: sabut kelapa, arang, serpihan gergaji, dll.
  • Semprot pupuk organik cair untuk tanaman hias setiap seminggu sekali pada batang tanaman.
4. Penanggulangan penyakit bercak daun busuk batang

Teknik penanggulangan yang tepat pada anggrek yang terserang penyakit bercak daun busuk batang adalah penentu kelangsungan hidupnya. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka penyakit ini akan semakin cepat menyerang tanaman pada stadium akhir.

Jika tanaman anggrek dulur-dulur terkena penyakit bercak daun busuk batang, maka lakukan:
  • Jemur tanaman, agar terkena matahari. Dengan begitu, kelembabannya dapat berkurang.
  • Bersihkan lingkungan sekitar, agar penyakit tidak menyebar ke tanaman anggrek yang lainnya.
Nah, itu adalah cara untuk mengendalikan dan mencegah penyakit bercak daun busuk batang pada anggrek. Jika dulur-dulur memiliki kendala dalam mengatasi penyakit ini, dulur-dulur bisa berkonsultasi dengan kami melalui kolom komentar, livechat, ataupun whatsapp.